Selasa, 28 September 2010

Catatan Pinggiran

Tatap mata yang mengandung isyarat
Sebuah petanda atas gelora yang ada di dalam jiwa
Mengendap-endap membawa aura yang penuh dengan makna
Menitipkan tanya padaku yang terpaku memandang langkahmu

Ucap kata yang membawa kabar kesantunan
Pelan bergerilya mengalun memerdukan telingaku
Terbungkus pada diri yang papa akan harta dan suka

Berjuta langkah telah tertempuh tanpa pamrih
Sebuah uswah kau berikan pada manusia yang alpa
Memadamkan gejolak-gejolak kemalasan
Berjalan, berjalan, dan berjalan

Tak apa jika manusia memandang hanya seorang penjual Koran
Tak apa jika manusia tak sadar kau telah berjalan sepanjang jalan
Tak apa, tak apa menjadi catatan pinggiran

Warna pekat kulitmu berbicara kau seorang pejuang
Menantang pemarjinalan dengan penuh keyakinan
Mengajarkan nilai-nilai kesalehan
tanpa disadari oleh kau, mereka, dan aku

2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar